Skip to main content

Metro Photography Agendakan Photogtaphy Reborn


Komunitas foto, Metro Photography (MP) yang terbentuk tanggal 4 April 2014 yang lalu adalah salah satu komunitas foto yang ada di Kota Metro dengan anggota terbanyak. Hampir semua fotografer yang ada di Kota Metro dan beberapa daerah sekitarnya tergabung di MP.

Ketua Metro Photography, Muhammad Iqbal,  menjelaskan bahwa tujuan berdirinya MP memang untuk menjadi wadah bersatunya para fotografer, tempat belajar bersama, berbagi ilmu dan menyalurkan hobi sesama pecinta foto.

"Kita tidak pernah berbicara persaingan dalam pengertian saling menjatuhkan di MP, makanya hampir semua kawan-kawan yang merintis usaha studio foto bisa duduk bersama di komunitas, meskipun tetap saja ada beberapa orang yang juga tak bersedia, ada yang datang dan ada yang pergi. Itu lumrah saja." Ujar Iqbal pada saat rapat acara persiapan agenda Photography Reborn, Kamis (7/9/2014).

Agenda Photography Reborn adalah menjadi salah satu usaha MP untuk kembali menggelar silaturahim dan menyatukan para fotografer yang mulai terserak dan berjalan sendiri-sendiri.

"Mungkin ada beberapa orang yang sungkan dan segan untuk kumpul-kumpul, ada yang sibuk, maka kita agendakan acara ini untuk menjalin silaturahim dan menghimpun kembali teman-teman fotografer, mulai dari yang senior hingga yang baru bergabung di MP," jelas Andika, salah seorang pendiri dan pengurus MP periode pertama.

Acara Photography Reborn rencananya akan digelar tanggal 24 September 2017 nanti, bertempat di Rumah Kue, Metro Selatan. Kegiatannya, selain sesi pemotretan beberapa model juga akan diadakan sesi santai berbagi pengetahuan seputar fotografi.

"Kita mengundang seluruh fotografer yang ada di Lampung untuk ikut hadir dalam acara ini. Dan, kita memilih tempat Rumah Kue, selain tempatnya asri dan hijau, desainnya sangat akrab dengan dunia fotografi, ini juga sebagai komitmen kita untuk mendukung setiap usaha atau kegiatan yang menggerakan perekonomian lokal di Kota Metro. Fotografer yang datang kesini minimal akan tahu ada tempat keren di Kota Metro," tutup Iqbal.





Comments

Popular posts from this blog

Korupsi, Ajian Waringin Sungsang dan Malih Rupa

Jika sempat menikmati hidup di tahun 1980 hingga 1990-an, di mana informasi diperoleh masih lebih banyak dari radio, terutama bagi mereka yang tinggal di pelosok dan pedalaman, pastilah tak asing dengan serial sandiwara radio "Saur Sepuh". Brama Kumbara adalah tokoh sentral dalam Saur Sepuh, memiliki dua ilmu kedigdayaan yang sangat populer, Ajian Serat Jiwa dan Lampah Lumpuh . Ajian Serat Jiwa memiliki sepuluh tingkatan, ajian yang bisa menghancurkan lawan hingga berkeping-keping, barangkali jika dianalogikan dengan konteks kedigdayaan modern, barangkali serupa dengan senjata api yang juga memiliki kecanggihan bertingkat dari pistol dengan kekuatan biasa hingga senjata canggih sejenis rudal atau bom atom. Sedangkan Lampah Lumpuh , adalah ilmu yang menghilangkan kekuatan, membuat musuh lumpuh dan merasa tak berguna, kecuali ia bertobat dan berjanji tak akan mengulangi kejahatannya lagi, mungkin dalam konteks kekinian ajian Lampah Lumpuh ini mirip rompi oranye

Perempuan Senja

Kehadiran Gadis itu begitu misterius. Ia tiba-tiba muncul di bibir pantai. Duduk mematung, memandang ke laut lepas dengan tatapan kosong. Tak satupun yang paham darimana ia berasal dan di mana ia menetap. Ia akan muncul ketika matahari tinggal sepenggalah, menatap ke ufuk Barat hingga matahari merayap lenyap ditelan gelap.

Orang Miskin Dalam Senandung Cinta Rumi

Konon, mencintai orang miskin dengan segala kekurangannya adalah cinta yang paling ikhlas, karena tak ada balas yang diharap. Berbeda ketika mencintai mereka yang berada dan berlimpah materi , bisa banyak udang di balik batu.