Skip to main content

Rumah Kue Margorejo, Padukan Konsep Alam dan Pemberdayaan



Membangun cafe atau resto, membutuhkan waktu cukup lama dan perencanaan matang. Paling tidak begitulah pengakuan Ridwan, pemilik Rumah Kue di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. Lokasi usahanya yang berada di di area pesawahan dan lumayan jauh dari pusat kota, ternyata malah laris-manis dan diserbu pengunjung dari berbagai latar belakang profesi dan umur.

"Grand Opening-nya tanggal 17 Agustus kemarin, belum genap sebulan." tutur Ridwan, Jumat (9/9) saat Omah1001.net berkunjung ke Rumah Kue.

Rumah Kue milik Ridwan memang menarik karena memiliki konsep berbeda dari kafe dan resto pada umumnya. Rumah Kue yang berkonsep alam dan pemberdayaan, lebih identik sebagai destinasi wisata ala pedesaan, suasana alam dengan banyak pepohonan dan gemiricik air, menjadikannya lebih unik dari kebanyakan cafe dan resto di Kota Metro.

Di sekitar Rumah Kue, terhampar sawah yang membuat suasana tampak asri dan teduh, yang bisa dinikmati saat duduk di lantai atas. Di sebelah kanan dan kiri Rumah Kue, suasana hijau juga sangat terasa, terdapat beraneka ragam jenis sayuran, dan pengunjung boleh memetik dan membawanya pulang dengan bebas. Di bagian depan terdapat kolam ikan. Beragam fasilitas tersebut menjadi magnet bagi pengunjung.

"Rumah Kue  ini memang berkonsep alam, menu makanan dan minuman juga dominan disajikan secara segar (dadakan), hal ini kami pilih sebagai citarasa dan kesehatan. Hanya memang memerlukan waktu lebih lama penyajiannya. Kami juga membebaskan pengunjung memetik sayuran, selama tidak merusak tanaman yang ada," jelas Ridwan.

Menurut Ridwan, dia juga berkeinginan mengajak warga sekitar untuk terlibat menanam sayuran termasuk juga mengajak warga yang mau berjualan di area Rumah Kue, seperti berjualan jagung bakar atau lainnya.

"Kalau pembangunan Rumah Kue ini sudah sejak awal melibatkan warga sekitar, saya juga mengajak warga, jika ada yang mau berjualan, saya siapkan tempatnya. Bisa berjualan jagung bakar atau lainnya. Oh, ya dalam beberapa bulan lagi jagung kita sudah siap petik, nanti bisa dipetik dan langsung di bakar di sini," sambungnya.

Hidangan sehat dan alami, menjadi komitmen Rumah Kue dalam menyajikan menu. Untuk itu, selain fresh dan healthy juice, seperti aneka mocktail (blue ocean, milky way, guava mojito) dan kopi Indonesia yang sudah menjadi menu sejak awal, Rumah Kue terus berinovasi merilis menu-menu baru seperti kunyit asam, beras kencur, roti tawar gandung, orange juice  dan Indonesian braver.

Rumah Kue yang dikelola oleh suami-isteri ini memang unik, selain memadukan pemberdayaan dan konsep alam, Rumah Kue ini juga memadukan potensi suami-istri, Ridwan yang hobi meracik minuman dan istrinya yang hobi membuat kue dan makanan, akhirnya melahirkan menu-menu enak di Rumah Kue.

Mengusung tagline Eat and Learn With Fun, Rumah Kue selain membebaskan pengunjung untuk memetik sayuran, Rumah Kue juga mengajak pengunjung untuk belajar dan ikut menanam.

Waktu buka untuk pengunjung sebenarnya telah lewat satu jam, kami pun harus segera pamit, karena sepertinya Ridwan dan istrinya sudah mau beristirahat. Semoga konsisten dalam menjaga lingkungan yang hijau dan makanan sehat dan berkualitas ya Rumah Kue. Sukses selalu.


Comments

Popular posts from this blog

Korupsi, Ajian Waringin Sungsang dan Malih Rupa

Jika sempat menikmati hidup di tahun 1980 hingga 1990-an, di mana informasi diperoleh masih lebih banyak dari radio, terutama bagi mereka yang tinggal di pelosok dan pedalaman, pastilah tak asing dengan serial sandiwara radio "Saur Sepuh". Brama Kumbara adalah tokoh sentral dalam Saur Sepuh, memiliki dua ilmu kedigdayaan yang sangat populer, Ajian Serat Jiwa dan Lampah Lumpuh . Ajian Serat Jiwa memiliki sepuluh tingkatan, ajian yang bisa menghancurkan lawan hingga berkeping-keping, barangkali jika dianalogikan dengan konteks kedigdayaan modern, barangkali serupa dengan senjata api yang juga memiliki kecanggihan bertingkat dari pistol dengan kekuatan biasa hingga senjata canggih sejenis rudal atau bom atom. Sedangkan Lampah Lumpuh , adalah ilmu yang menghilangkan kekuatan, membuat musuh lumpuh dan merasa tak berguna, kecuali ia bertobat dan berjanji tak akan mengulangi kejahatannya lagi, mungkin dalam konteks kekinian ajian Lampah Lumpuh ini mirip rompi oranye

Perempuan Senja

Kehadiran Gadis itu begitu misterius. Ia tiba-tiba muncul di bibir pantai. Duduk mematung, memandang ke laut lepas dengan tatapan kosong. Tak satupun yang paham darimana ia berasal dan di mana ia menetap. Ia akan muncul ketika matahari tinggal sepenggalah, menatap ke ufuk Barat hingga matahari merayap lenyap ditelan gelap.

Maaf, E-Book Akan Dihapus?

Saya mohon maaf kepada rekan-rekan yang setia mengunjungi blog ini untuk mencari bahan bacaan berupa PDF, jika sejak tulisan ini diposting saya tidak akan lagi mengunggah buku-buku PDF di blog. Silahkan jika ada yang membutuhkan langsung berkirim email ke omahseribusatu@gmail.com. Ada banyak alasan, tentu yang utama adalah sebagai ikhtiar menghindari gunjingan. Saya sebenarnya punya segudang pembenaran, tetapi saya pun menyadari pembenaran bukan kebenaran. Saya sedih saat kawan-kawan saya dipelosok yang memiliki semangat membaca tinggi, tetapi minim bahan bacaan seperti buku. Dulu, saya masih bertahan dituding melakukan aktivitas ilegal dan haram karena menyebarkan buku-buku pdf tanpa seizin penerbit dan penulisnya, saya membela diri dengan alasan lebih terkutuk saya yang membiarkan mereka tak membaca, sedang untuk mengirimkan mereka bahan bacaan, untuk 10 eksemplar buku saja saya sudah cukup 'ngos-ngosoan' membayar ongkos kirimnya. Saya mengakui bahwa saya memang belum