Skip to main content

Panwaslu Metro Perpanjang Masa Pendaftaran Panwascam 3 Kecamatan


 Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Metro memperpanjang masa pendaftaran bagi calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) untuk 3 Kecamatan, yaitu kecamatan Matro Barat, Metro Utara dan Metro Selatan. Perpanjangan pendaftaran dilakukan kerana untuk ketiga kecamatan tersebut belum terpenuhinya jumlah kuota minimal pendaftar.

Ketua Panwaslu Kota Metro Mujib mengatakan berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwaslu Kecamatan dan evaluasi akhir pendaftaran maka tiga kecamatan dinyatakan belum memenuhi jumlah kuota minimal pendaftar. Oleh karena itu pokja memutuskan untuk melakukan perpanjangan waktu pendaftaran di tiga kecamatan tersebut  yang dimulai tanggal 23-25 Oktober 2017.

“Tim Pokja sudah melakukan rapat terkait barakhirnya masa pendaftran Panwascam tanggal 22 Kemarin, berdasarkan hasil rapat tersebut memang ada tiga kecamtan yang pendaftarnya di bawah kuota peserta minimal, sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwaslu Kecamatan jika ada kecamatan yang belum memenuhi kuota minimal maka kita adakan masa perpanjangan dan waktunya dimulai hari ini tanggal 23 sampai dengan tanggal 25 yang akan datang” ujar Mujib pada Senin (23/10).

Lebih lanjut Mujib mengatakan jika setelah masa pendaftaran diperpanjang namun ternyata tidak ada yang mendaftar maka proses tahapan akan tetap dilanjutkan sesuai dengan tahapan berikutnya.

Pengumuman sudah kita rilis, tapi jika sampai masa perpanjangan pendaftaran habis dan tidak ada yang mendaftar maka tahapan akan tetap dilanjutkan ketahap berikutnya” Tambahnya.


Sementara untuk syarat pendaftran Panwascam mekanismenya sama dengan proses pendaftaran yang sudah diumumkan sebelumnya. Formulir pendaftaran dapat diambil dan diserahkan langsung ke kantor Panwaslu kota Metro di Jl. Veteren No. 51 Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat Kota Metro pada pukul 08.00-16.00 WIB.

Berikut adalah jawal perpanjangan masa pendaftaran hingga penetapan



Sumber : Rilis Panwaslu Kota Metro


Comments

Popular posts from this blog

Korupsi, Ajian Waringin Sungsang dan Malih Rupa

Jika sempat menikmati hidup di tahun 1980 hingga 1990-an, di mana informasi diperoleh masih lebih banyak dari radio, terutama bagi mereka yang tinggal di pelosok dan pedalaman, pastilah tak asing dengan serial sandiwara radio "Saur Sepuh". Brama Kumbara adalah tokoh sentral dalam Saur Sepuh, memiliki dua ilmu kedigdayaan yang sangat populer, Ajian Serat Jiwa dan Lampah Lumpuh . Ajian Serat Jiwa memiliki sepuluh tingkatan, ajian yang bisa menghancurkan lawan hingga berkeping-keping, barangkali jika dianalogikan dengan konteks kedigdayaan modern, barangkali serupa dengan senjata api yang juga memiliki kecanggihan bertingkat dari pistol dengan kekuatan biasa hingga senjata canggih sejenis rudal atau bom atom. Sedangkan Lampah Lumpuh , adalah ilmu yang menghilangkan kekuatan, membuat musuh lumpuh dan merasa tak berguna, kecuali ia bertobat dan berjanji tak akan mengulangi kejahatannya lagi, mungkin dalam konteks kekinian ajian Lampah Lumpuh ini mirip rompi oranye

Perempuan Senja

Kehadiran Gadis itu begitu misterius. Ia tiba-tiba muncul di bibir pantai. Duduk mematung, memandang ke laut lepas dengan tatapan kosong. Tak satupun yang paham darimana ia berasal dan di mana ia menetap. Ia akan muncul ketika matahari tinggal sepenggalah, menatap ke ufuk Barat hingga matahari merayap lenyap ditelan gelap.

Orang Miskin Dalam Senandung Cinta Rumi

Konon, mencintai orang miskin dengan segala kekurangannya adalah cinta yang paling ikhlas, karena tak ada balas yang diharap. Berbeda ketika mencintai mereka yang berada dan berlimpah materi , bisa banyak udang di balik batu.