Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2017

Ke Jogja, Anakku Belajar!

Dua puluh satu tahun yang lalu, aku pernah bercita-cita untuk menimba ilmu di sini, di Jogjakarta. Kala itu aku baru saja menyelesaikan pendidikan pesantren. Namun, jalan hidup menakdirkan lain. Keluarga lebih senang jika aku pergi ke Lampung, karena ada beberapa kerabat yang lebih dulu menetap di Lampung, tepatnya di Kota Metro, menjadi alasan utama aku harus belajar di kota tersebut. "Ada yang menjaga," begitu alasan orang tuaku.

El Clasico: Rivalitas dan Sejarah yang 'Bengkok'

Pertemuan Real Madrid vs Barcelona, yang lebih dikenal dengan sebutan El Clasico atau derbi Spanyol, pada Sabtu (23/12/2017) adalah pertemuan ke-237, sejak kedua tim bertemu pertama kali di semifinal Piala Spanyol pada 13 Mei 1902. Sejak itu, El Clasico selalu menyajikan pertarungan yang panas.

Cafe Mama Reborn dan Antusiasme Komunitas

Cafe Mama Reborn , begitu kami yang biasa berkumpul hingga dini hari, menyebut geliat Cafe Mama dua minggu belakangan ini. Cafe Mama sebagai cafe tertua di Kota Metro, selain Betrix Cafe yang berada tepat di seberang pojok Taman Merdeka, memang telah lama melegenda, menu Pindang racikan Mama, Nasi Goreng Pattaya, Cappucino khas Cafe Mama dan beberapa menu spesial lain banyak dirindukan orang.

Phyla Project Launching Album Bekas Tapak

Grup musik Indonesia beraliran  pop-folk  asal Kota Metro, Lampung, Phyla Project, akan merilis mini album perdana mereka yang bertajuk "Mencumbu Rayu Hujan" pada tanggal 16 Desember 2017 besok, launching tersebut sekaligus ikhtiar Phyla Project meninggalkan "Bekas Tapak" di tahun 2017 dan menyongsong tahun 2018 dengan lebih optimis. Band yang beranggotakan Tiara (vokal), Ferdy Andes (Drumer), dan Miftahul Huda (gitar) ini akan menyuguhkan enam lagu  pop-folk  yang bisa didengarkan para penggemarnya dalam format cakram padat ataupun layanan musik digital. Menurut penuturan personilnya, pemilihan nama Phyla Project sebagai nama band mereka didasari dari filosofi kehidupan semut yang nama latinnya ( oecophylla ) yang suka bergotong-royong, kompak dan selalu solid dalam berkarya. "Semut itu adalah binatang yang setiap kali bertemu berjabat tangan. Phyla juga ingin saat bertemu dengan teman-teman lain selalu bisa berjabat tangan, menjaga silaturahim, m

Menikmati Sejarah Sumur Putri Lewat Pertunjukan Sendratasik Seni-One

Pertunjukan seni, drama, tari dan musik (sendratasik) rombongan Seni-One Kota Metro, Sabtu (2/12/2017) masih menyisakan kesan mendalam dalam ingatan saya, bukan karena keterlibatan saya dalam menulis naskah drama yang dipentaskan itu, tetapi bagaimana rombongan para seniman ini menyampaikan pesan lewat rasa yang halus, gerak tari yang menggetarkan jiwa.

Freedom dan Kebangkitkan Gairah Musik "Hardcore" di Kota Metro

Pertunjukan bertajuk Hardcore Is Back di Cafe Mama, Minggu (10/12/2017) sore itu dibuka oleh dua orang pembawa acara yang cukup interaktif, Holi dan Hardimansyah. Dua laki-laki yang cukup ugal-ugalan tersebut sukses membawa suasana launching mini album "Revolusi Keadilan" milik Freedom, Band beraliran underground asal Kota Metro.

Haruskah Menua sebagai Manusia Asosial?

Bangun tidur, bekerja, makan, buang air, bermain, tidur, bangun lagi. Aktivitas yang terus berulang setiap hari, monoton dan menjenuhkan. Aktifitas mengulang yang dialami oleh hampir seluruh manusia yang hidup di muka bumi ini, meski dengan laku dan lakon berbeda-beda. Seoarang pegawai akan menjalani rutinitas hariannya dimulai dengan bangun pagi, pergi ke kantor pulang menjelang sore hari, walikota, pedagang, guru, dosen atau profesi apa saja, akan menjalani aktivitas yang mengulang setiap hari, hingga ia menua, sakit-sakitan dan akhirnya hanya berkutat dari tempat tidur dan kamar mandi, kemudian mati.

Maulid Nabi, Usaha Kecil dan Spirit Nubuat

Perayaan Maulid Nabi seringkali dimaknai sebagai simbol cinta dan ekspresi suka cita atas peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, bahkan fakta historis memaparkan bukti spirit maulid memiliki dampak positif terhadap semangat perjuangan Islam, sebagaimana peringatan maulid Nabi pertama kali dirayakan pada masa Sultan Shalahuddin Al Ayyubi dari Dinasti Mamalik (1193 M) dengan tujuan mengobarkan semangat kaum muslim untuk menang dalam medan pertempuran perang salib ( the crusade ), ada juga pendapat perayaan maulid telah dimulai sejak   Dinasti Fatimiyah (909-1171 M) seperti bisa dilacak pada karya-karya al Qasqashandi (w. 1418 M) dan al Makrizi (w.1442 M).