Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2018

Rumah Tempat Terindah Untuk Kembali

Belakangan ini saya seringkali mendengar guyonan lepas beberapa kawan-kawan, "... Jangan terlalu lama main di luar, entar lupa jalan pulang! Segera kembali ke rumah. " Atau kalimat, ".. .Jika sudah lelah bermain, pulanglah ke rumahmu!"    Tentu saja, itu hanyalah ungkapan bercanda kawan satu terhadap beberapa kawan lainnya yang belum menentukan sikap dan pilihannya untuk memilih atau menjadi tim sukses. Seringkali ungkapan serupa juga ditimpakan kepada kawan yang berbeda pilihan dan kebetulan minoritas dalam sebuah kelompok obrolan sesama pegiat politik. Ala kulli hal , terlepas dari perbincangan politik, siapapun setuju bahwa tempat terbaik untuk kembali adalah rumah. Tuhan membuat tamsil bahwa rumah yang menjadi tempat terbaik untuk kembali adalah darul akhirat, dalam beberapa teks suci seruan untuk menapaki jalan kembali ke darul akhirah itu, mesti melalui beberapa anak tangga, bersegera kembali kepada permaafan Tuhan dan keridhaan-Nya, adalah bebe

Politik dan Sepak Bola di Tahun 2018

Presiden Jokowi menyebut tahun 2018 ini sebagai tahun politik, namun bagi pecinta sepak bola tahun 2018 adalah tahun sepak bola. Dua event besar tersebut memang akan digelar sepanjang tahun 2018 ini. Untuk event sepak bola, di tahun 2018 ini setidaknya ada ada tiga agenda sepak bola internasional yang akan digelar di Indonesia, Asian Games, Piala Asia U-19, dan Piala AFF. Di luar event internasional, kompetisi lokal seperti Piala Presiden 2018, Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3 (Liga Nusantara) juga akan menjadi kompetisi yang akan mengawali awal tahun ini. Dan yang lebih besar lagi gaungnya, terasa hingga sudut-sudut kampung di negeri ini adalah event Piala Dunia 2018, event sepak bola sejagad ini mempertemukan 32 negara terbaik sedunia dan secara kebetulan bertepatan dengan event Pemilu di Indonesia, yakni Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada. Sebanyak 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten akan menyelenggarakan pemilihan kepala daera

Profesi Keren itu Bernama Broker

Broker itu bukan singkatan dari brother keren loh! Tetapi ini sesuatu hal yang mengait erat dengan profesi sampingan beberapa orang. Profesi ini sangat jeli memanfaatkan momentum, musim pemilu ia muncul sebagai broker politik, musim proyek maka ada broker proyek, entar kalo ada musim poligami, pasti bakal muncul juga broker poligami.

Mahasiswi IAIN Metro Ini, Kembangkan Bakat Akting Bersama CamPro Lampung

Rumah Produksi Campro Lampung sempat mendapat terpaan kabar miring, mulai soal tudingan tidak profesional hingga dianggap sebagai alat untuk membodoh-bodohi. Meski bergitu CamPro (CamProductions) Lampung tetap tidak peduli dan terus berusaha merintis usahanya untuk mengangkat talent-talent local , salah satu peserta dan talent local yang berjuang bersama Campro Lampung, meski mendapat kabar tak sedap tersebut adalah Shofyana.

Warga, Media Sosial dan Gerakan Anarko

Hari ini, Bangun tidur menjelang siang, saya cukup terperanjat begitu membuka facebook dan menyaksikan kawan saya makan beling. Bukan soal kehebatan dan unjuk kesaktian yang dipertontonkannya lewat video dan diunggah di media sosial tersebut. Namun, soal ada apa dengan kawan ini, yang saya kenal sabar, tak aneh-aneh dan tak pernah buat masalah.

Video Putri Sumur Bandung Bagian II

Pertunjukan seni, drama, tari dan musik (sendratasik) rombongan Seni-One Kota Metro, Sabtu (2/12/2017) masih menyisakan kesan mendalam dalam ingatan saya, bukan karena keterlibatan saya dalam menulis naskah drama yang dipentaskan itu, tetapi bagaimana rombongan para seniman ini menyampaikan pesan lewat rasa yang halus, gerak tari yang menggetarkan jiwa.

Video Putri Sumur Bandung Bagian I

Video "Putri Sumur Bandung" adalah pertunjukan yang disutradarai oleh Andika Gundoel Septian bercerita tentang soal Sumur Putri dikenal juga dengan nama Sumur Bandung yang terletak persis di belakang eks Gedung Wanita Kota Metro.

Merasakan Dari Dekat Antusiasme Kader dan Pengurus HMI Cabang Metro

Bersyukur dan ikhlas/   Himpunan mahasiswa islam/  Yakin usaha sampai/  Untuk kemajuan/  Hidayah dan taufik/  Bahagia HMI Berdoa dan ikrar/   Menjunjung tinggi syiar islam/  Turut qur’an dan hadits/  Jalan keselamatan/ Ya Allah berkati/   Bahagia HMI

Kita dan Topeng Simulacra

Membaca buku Hiper-realitas Kebudayaan karya Yasraf Amir Piliang mengharuskanku berefleksi, apakah dunia sekitar ini nyata dan apa adanya? Gerak laku, aku, kamu, kita dan orang-orang yang kita temui setiap hari hatta orang terdekat sekalipun, apakah gerak dan lakunya autentik, atau hanya sekadar seolah-olah autentik?

Kita Butuh Tapa Brata

Kita memiliki kesadaran yang sama, bahwa jalan menuju puncak kejayaan, kesuksesan atau puncak apapun adalah jalan yang menanjak, jalan yang sarat dengan perjuangan mengatasi rasa lelah. Tak ada pendakian yang mudah, ia begitu menguras tenaga, mengatur nafas dan mengelola emosi. Namun, dalam menjalani kehidupan menuju puncak tersebut acapkali kita melahirkan sikap yang paradoks, mengeluh dengan segala kelelahan, kesusahan dan tantangan. Tak jarang kita menyerah di tengah jalan, menggerutu sembari mencari jalan pintas. Padahal jalan pintas menuju puncak pastilah lebih curam, daripada jalan memutar yang membutuhkan waktu yang lama. Hidup yang ditempuh menuju puncak, dengan jalan pintas tentulah memberi resiko lebih besar. Hidup instan, bukan hanya membuat kita gagal berproses tetapi juga sering membuat kita tersesat dalam lembah kehinaan, kita menduga itu adalah pendakian ke atas, padahal sebenarnya kita menjerumuskan diri pada jurang keterpurukan. Jalan yang sunyi dari hambatan,

Mahel Photography, Sudut Lain Cafe Mama Reborn

Melewati Jalan Pala, Kampung Banten Iring Mulyo, Metro Timur dari jalan Ahmad Yani, belok kiri masuk jalan depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kota Metro dan berhenti tepat di nomor rumah 88 sebelum masuk area persawahan yang kini juga sudah mulai padat dibangun untuk pemukiman, pastilah nama Cafe Mama bukan hal asing bagi warga Kota Metro. Cafe yang sudah berusia 12 tahun ini, menjadi cafe tertua di Kota Metro dan menyimpan banyak kenangan bagi anak muda yang kini berangsur menjadi tua.

Geliat Panggung Teater di Kota Metro

Jagad teater di Kota Metro sedang bergeliat. Barangkali kalimat itulah yang cukup refresentatif untuk bisa menjelaskan eksistensi teater di Kota Metro belakangan ini. Setelah sukses dengan gelaran Sendratasik (seni, drama, tari dan musik) bertajuk "Putri Sumur Bandung" di Cafe Mama, pada tanggal 10 Desember 2017 yang lalu, semangat untuk terus menggelar pementasan seakan tak bisa dihentikan.

Pariyem : Menafsir Ulang 'Nrimo' Sebagai Kepasrahan Absolut

Rasa dosa tidak saya kenal, tapi rasa malu saya tebal (Pengakuan Pariyem)

Nyulu

Malam itu, bulan maksimal menyinarkan cahayanya di pulau kami. Suasana menjadi terang. Selepas Isya, orang-orang pulau yang biasanya sudah berada di balik selimut, justeru memenuhi depan rumah masing-masing, anak-anak berkejaran hingga tengah. Sebagian mereka bermain lelembotan , petak umpat. Sebagian lagi bebentengan.

Seonggok Kenangan Pantai

Minggu pagi, biasa kita bermain berkejaran hingga ke bibir pantai. Hanya bercelana pendek tanpa baju, bukan? Bukan, bukan bercelana pendek melainkan hanya memakai selembar cawat yang bagian belakangnya telah bolong seperti sepasang mata belong.

Penampilan Phyla Project Buat Tim CamProduction Terhipnotis

LAMPUNGKITA - Sore itu, tak hanya hadir sebagai undangan dalam acara Ekslusif Talk Show bertema "Berkembanglah Kreatifitas Muda-Mudi Lampung" di Studio Photo Mahakku, Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kota Metro, Lampung, Phyla Project pun berkesempatan untuk kebolehan, hasilnya presenter Septia Ayu Wulandari dan tim CamPro ( CamProductions )tampak terbawa suasana saat mendengar petikan senar gitar Huda dan suara emas yang Tiara.

Metro Bergeliat dan Phyla Project Hadiri Eksklusif Talk Show

Dalam rangka meningkatkan kreatifitas anak muda Lampung dan mengulas berbagai karya yang telah mereka hasilkan, pada Minggu, (14/1/2018) CamProductions (CamPro) menaja acara bertajuk Eksklusif Talk Show dengan mengusung tema "Berkembangkah Kreativitas Muda-Mudi Lampung?" bertempat di  di Studio Photo Mahakky, Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, No. 3839, Metro Barat Provinsi Lampung.

Pilkada dan Relegiusitas Musiman

Terkadang kebutuhan manusia untuk beragama dan bertuhan muncul ketika seseorang ditimpa malapetaka, atau memiliki kebutuhan termasuk ketika hajat politik. Sehingga tak berlebihan jika Sigmund Freud mengatakan bahwa Tuhan dan agama hanyalah produk dari situasi tak berdaya, ketika instansi sekuler atau orang lain tak sanggup menawarkan jalan keluar dari derita atau masalah yang menghimpitnya.

Politik, di Antara Surga dan Neraka

BUKU itu tipis saja. Saya menemukannya di kios buku sebuah bandara. Sudah menjadi kebiasaan, ketika di bandara, kalau waktunya agak longgar, menujulah saya ke kios buku. Baru warung kopi. Tentu kios-kios buku di bandara dipenuhi buku-buku sekadarnya. Fiksi mendominasi. Nonfiksi menyusul. Baru majalah-majalah. Pengunjung selintas mencari, apa yang baru, kalau bukan yang menarik. Nah, kali ini, buku tipis itu menarik perhatian. Ia bicara soal politik. Sebagai orang yang jalan hidupnya “kesampar kesandung”, dan akhirnya terdampar di tepian ilmu politik, itu buku menarik perhatian. Yang menulis profesor ilmu politik kenamaan. Tampaknya, dia diminta saja oleh penerbitnya, menjelaskan tetek bengek politik untuk segmen pembaca yang luas. Apa kira-kira yang hendak disampaikannya? Profesor David Runciman tak muluk-muluk menjelaskan tema serius dan menantang ini: politik. Secara ekstrinsik, dia juga dikenal sebagai penulis, kolumnis, sehingga kalimat-kalimat yang dipakainya mengalir saj

Jogja Memang Istimewa

Awal tahun 2018, Senin (1/1/2018) menjadi perjalanan terpanjang selama seminggu aku berada di Jogja. Jam 10 pagi, dijemput Rizaul Insan, aktifis progresif asal Pulau Sepanjang yang kini meniti karir sebagai konsultan di sebuah NGO di Bogor mengajakku berkeliling ke beberapa tempat. Selain aku dan Rafi, ada Ibrahim yang menjadi guide sekaligus sebagai driver, ada juga Chaves (saya tak paham betul apakah ana asli atau panggilan saja) bersama seorang temannya.