Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2018

Cerpen: Selamat Hari Buku, Sari!

Sari melihat jam di pergelangan tangannya, masih pukul tiga sore lebih sedikit. Ia memendarkan pandangannya ke sekeling kampus telah yang terlihat sepi. Cuaca yang mendung, membuat para mahasiswa lebih memilih bergegas pulang, khawatir hujan deras segera turun. Namun, Sari beda, tidak menuju tempat parkir, ia malah menuju perpustakaan yang terletak di sebrang ruang kuliahnya.

Dinamika Perjalanan Madridista Kota Metro

Sejarah Madridista Indonesia Madridista Indonesia adalah tempat para pecinta klub Real Madrid di Indonesia. Dengan bertambahnya anggota, Madridista Indonesiapun berharap menjadi sebuah fans club Spanyol besar di Indonesia.

Merawat Bumi untuk Masa Depan

Setiap tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi atau  Earth Day , belum banyak yang mengetahui tentang sejarah hari Bumi yang diperingati pertama kali di negara Paman Sam tahun 1970 ini, dan digagas oleh Gaylord Nelson, seorang Senator Amerika Serikat. Ide ini diawali dengan pidatonya di negara bagian Seattle tahun 1969, yang membahas tentang isu-isu mendesak dan kontroversial, salah satunya adalah tentang bumi.

Apa Kabar Para Kartini?

Selalu berulang, setiap tanggal 21 April semua ingatan tertuju pada satu sosok yang dianggap pejuang emansipasi, pejuang hak-hak perempuan. Merintis sekolah, menulis, melukis, bermain piano dan menggambar dengan pola batik. Kartini dipercaya sebagai salah seorang yang pertama memiliki jasa mengenalkan batik sebagai pakaian khas Indonesia.

Cerpen: Tentang Sebuah Rindu Dan Kecemasan

  “Rumah ini kenangan masa lalu, sisa kejayaan malaikat yang bertamu. Seperti yang semestinya aku mati terlebih dahulu....”.

Kartini Menulis

Perempuan, selain digambarkan dengan paras ayu, tubuh molek, dan dandanan yang aduhai, juga diidentikkan dengan mahkluk yang lebih vocal dibandingkan laki-laki. Setidaknya berdasarkan penelitian yang ada, seorang perempuan dengan mudahnya dapat menghasilkan 6000-8000 kata yang dapat diucapkan dalam sehari. Malah penelitian lain menyebutkan sekitar 13.000-20.000 kata. Maka dari itu seorang perempuan selalu membutuhkan media untuk mencurahkan banjiran kata tersebut, mulai dari ngerumpi dengan teman di kantor, pasar, ataupun ruang publik lainnya. Bisa juga dengan menelpon teman dalam waktu yang lama. Dan tak sedikit yang mencurahkan letupan kata lewat sosial media.Itulah setidaknya yang penulis rasakan sebagai perempuan, merasa aneh jika dalam sehari tak berbicara sedikitpun. Terlebih ketika suami pulang ke rumah, semacam refleks saja menyambutnya dengan rentetan kata demi kata. Namun, ada beberapa perempuan cerdas yang mereproduksi ribuan kata lewat tulisan. Ya, merek

Demokrasi Suap dan Para Politisi Garong

Idealnya pemilihan umum adalah implementasi kedaulatan rakyat, atau paling tidak menjadi medium partisipasi warga memberikan mandat politik di legislatif maupun eksekutif berdasarkan pertimbangan, yang diberi mandat memiliki gagasan, visi dan program yang jelas untuk kesejahteraan rakyat. Pemilihan umum adalah sirkulasi kepemimpinan, yang semestinya didasarkan pada kualitas dan integritas, bukan pada isi tas. Namun, demokrasi yang masih dalam masa transisi, dihuni banyak ragam kepentingan, termasuk elemen-elemen non demokratis, para penumpang gelap dan pencoleng membaur dalam wajah yang sama, dan secara teoretik hal ini diaminkan John Markoff (2002) dan Larry Diamond (2003) sebagai fenomena hybrid dan pseudo democracy . Fenomena ini pada akhirnya akan merusak demokrasi, mengkhianati kepercayaan citizenship , dan melahirkan demokrasi palsu. Elemen-elemen non demokratis ini, salah satunya adalah para garong demokrasi yang bertindak bak politisi yang selalu memperjuangkan kepen

Jadwal Imsakiyah dan Kalender Ramadhan 1439 H

Pengertian imsak sendiri diambil dari bahasa Arab yaitu amsaka yumsiku imsak yang berarti menahan. Imsak di sini dimaksudkan untuk kehatian-hatian, karena sesungguhnya saat masuk imsak, kita masih diperbolehkan makan dan minum. Ketentuan waktu imsak atau imsakiyah sebagai ihtiyath (kehati-hatian) ini didasarkan hadis Rasul yang diriwayatkan dari Anas: Zaid bin Tsabit RA berkata, “Kami telah makan sahur bersama-sama Nabi SAW, kemudian Nabi bangun mengerjakan salat. Anas bertanya kepada Zaid, ‘Berapa lamanya antara azan (Subuh) dengan waktu makan sahur itu?’ Dia menjawab, ‘Sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk   membaca 50 ayat.’” Batasan dimulainya berpuasa juga dijelaskan dalam ayat berikut Allah SWT berfirman : وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ البقرة: ١٨٧ “Makan dan minumlah kalian sampai jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu waktu fajar.” [Al-Baqarah : 1

Elit Politik Islam dan Syahwat Berkuasa

Terkadang hasrat melampui kemampuan dan kapasitas. Amsal tersebut barangkali tepat untuk menggambarkan keinginan elit politik muslim yang hari ini sedang gencar mengampanyekan #2019GantiPresiden. Di satu sisi, mereka memiliki hasrat menggebu-gebu untuk untuk mendepak Jokowi pada Pemilu 2019 dari puncak kekuasaan, tetapi di sisi lain, mereka tak memiliki kemampuan untuk konsolidasi kekuatan umat Islam yang memiliki keinginan beragam. Sebenarnya, paska kejayaan Masyumi tahun 1955, umat Islam nyaris tak pernah lagi mampu mencatatkan prestasi, mendulang suara mayoritas di parlemen, alih-alih berhasil untuk mendudukkan calon presiden yang diusung oleh partai-partai Islam, prestasi maksimal mereka hanya berhasil menjadi partai penyokong. Kekalahan demi kekalahan partai-partai berbasis Islam terus terjadi secara beruntun, beragam strategi dibongkar-pasang, mulai dari menjadi partai terbuka, mengakomodir calon nonmuslim, hingga koalisi longgar yang memburamkan identitas dan ideo

Kiat untuk Mengenali Berita Palsu dari Facebook

Pagi-pagi, ketika membuka facebook saya mendapati sebuah pesan "Kiat untuk Mengenali Berita Palsu" di dinding sosial media saya tersebut. Biasanya setiap kali membuka facebook, hal yang pertama sering saya baca adalah pertanyaan "Apa yang Anda pikirkan, Rahmatul?" Setelah saya baca, pesan tersebut keren dan sangat baik untuk disebarkan. Masih ada banyak orang yang sering menyebarkan berita-berita hoax (palsu), termasuk juga menyebarkan berita lama untuk kepentingan politik tertentu, padahal beberapa kasus, kejadiannya telah usai, tetapi tetap diposting untuk mengesankan obyek berita tersebut salah. Berikut kutipan lengkap pesan yang merupakan kerjasama antara facebook dengan ICT Watch dan Dewan Pers : Kami ingin menghentikan penyebaran berita palsu di Facebook. Pelajari lebih jauh tentang yang sedang kami lakukan. Sembari kami berusaha membatasi penyebarannya, berikut adalah beberapa kiat untuk hal-hal yang harus Anda waspadai: 1.        J

Tak Ada yang Sepenuhnya Jahat

Tuhan mengajarkan untuk membenci sewajarnya dan mencinta secukupnya, karena bisa jadi yang kita benci suatu saat akan menjadi orang yang kita cintai dan orang yang kita cintai bisa jadi suatu saat menjadi orang yang kita benci. Tak boleh berlebihan. Jangan lebay ! Begitu Tuhan mengingatkan dalam Kitab Suci, karena berlebihan adalah perbuatan yang tak disukai-Nya. Manusia tak ada satupun yang sepenuhnya jahat, yang baikpun tak menutup kemungkinan untuk khilaf dan salah. Selalu ada jalan kembali kepada kebenaran, jalan pertaubatan dan pengampunan bagi mereka yang tersesat. Begitupun yang benar dan baik, tak boleh terlalu jumawa, merasa telah baik dan paling baik, tak boleh takabur, jalan kebenaran itu selalu dipenuhi onak, jalan licin berbatu, harus ditapaki dengan mawas diri, zuhud dan rendah hati, yang tak waspada rawan tergelincir. Dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW beristighfar tak kurang dari 100 kali dalam sehari, bukan karena hendak memamer

Sebab Sukmawati, Lahir Banyak Puisi dan Penyair

Sekarang memang lagi ngetrend cara pintas untuk terkenal, melakukan atau menyampaikan pernyataan-pernyataan kontroversial, merekam kemudian menyebarkannya ke media sosial, tunggu beberapa waktu sembari ada yang merespon dengan marah-marah, setelah itu minta maaf, terkenal! Namun, tentu saja maksud dari Sukmawati Soekarno Putri membawakan puisi "Ibu Indonesia" karyanya sendiri dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di   Fashion Week 2018 , bukanlah ingin terkenal. Sukmawati tampak dalam penggalan syairnya dua kali memberikan penekanan bahwa "Aku tak tahu syari'at Islam" yang bisa diinterpretasikan sebagai sikap protes. Mendengar "Ibu Indonesia" dan melafadzkan nama Sukmawati Soekarno Putri, mengingatkan saya pada tulisan Soekarno tentang Islam Onta atau Islam Sontoloyo -nya. Bedanya, Soekarno merespon kondisi yang terjadi ketika itu, terutama apa yang dibacanya dari Surat Kabar Pemandangan, 8 April 1940 dengan 'pengetahuan dan