Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Puisi - Terka Si Peraba

Terka si peraba Beribu kata tersirat rupa Dalam buaian nestapa yang diratapi duka Walau telah penuh rongga dada oleh debarnya estetika rasa semenjana Tapi inilah kisah si penerka, tanpa meminta sebuah ijin atau sekedar memberi kabar semata Lalu menyerobot paksa asa yang tercipta

Runtuh Sunyi Gamelan Nyai Bandinah

Lelaki itu merasa dirinya terlalu cepat menjadi tua. Rambutnya yang memutih , kulit keriput , pipinya kempot dan ia terlihat ompong. E ntah karena zaman yang semakin menua , ataukah pengabdi seni yang mulai menghilang ditelan zaman , s eorang penabuh gamelan benar-benar telah merasa tua,.

Memilih Ulama

Di era yang segalanya menjadi kabur (baca; dikaburkan), publik semakin sulit mencari panutan. Fitnah seakan menjadi amanah, hoax dipungut semacam maklumat yang wajib disebar, tiada lagi ketelitian dan kejelian, tertutupi kebencian dan kedengkian. Benar dan salah diverifikasi hanya dengan jalan, segolongan atau bukan. Jika bukan segolongan, maka tampak semua lakunya seperti setan, jika segolongan, salah pun tetap dibela seolah membela kepentingan Tuhan.

Berteman

Satu waktu, seorang kawan pernah mengatakan, "saat elo meminta pertolongan atau mengajukan permohonan bantuan kepada seseorang, maka pertanyaan yang wajib elo jawab, kenapa orang itu harus membantu elo? Apa pentingnya elo atau kegiatan elo buat dia?"

Era Digital; Di Antara Kecerdasan dan Kemudahan

Internet of Things (IoT) menjadi salah satu penanda Revolusi Industri 4.0 , sebuah era yang menjadi serba internet, semua saling terhubung dan terintegrasi. Ada banyak kemudahan, pun ada banyak kekhawatiran dengan hadirnya era serba internet ini, seperti kekhawatiran tenaga manusia tergantikan oleh mesin hingga perusahaan-perusahaan akan membatasi penerimaan tenaga kerja, termasuk juga soal keamanan data dan ancaman privasi dan etika.