E-Book: Novel Orang-Orang Proyek


omah1001.com, E-Book: Novel Orang-Orang Proyek


Orang orang Proyek, bercerita tentang Kabul seorang arsitek muda berumur 30-an tahun yang sedang menjadi pemimpin pembangunan jembatan di daerah sungai Cibawor. Novel berlatar belakang tahun 1991 ini bercerita tentang rezim yang dipimpin oleh Partai Golongan Lestari Menang  (GLM), diwarnai dengan berbagai praktik korup dari lapisan paling bawah di wilayah desa, kelurahan, kota sampai pada pucuk pemerintahan.

Kabul sebagai seorang mantan aktivis ditantang untuk tetap setia dengan idealismenya, ketika melihat proyek tersebut dijadikan pundi-pundi untuk mencari keuntungan dari berbagai golongan di GLM. Memahami proyek pembangunan jembatan di sebuah desa bagi Kabul, sungguh suatu pekerjaan sekaligus beban psikologis yang berat. "Permainan" yang terjadi dalam proyek itu menuntut konsekuensi yang pelik. Mutu bangunan menjadi taruhannya, dan masyarakat kecillah yang akhirnya menjadi korban.

Hingga saat ini pun praktik korupsi dengan mudah kita dapati dalam bentuk paling kecil di jalanan. Kondisi ini diperparah karena pelaku telah terbiasa melihat hal serupa sehingga secara tidak sadar merasa tindakan itu wajar, tidak salah. Kompromi kompromi kecil pada hal hal yang memacu tindakan korup itulah yang membudaya.

Berbagai tokoh yang digambarkan Ahmad Tohari di novel ini, memberikan pandangan betapa sulitnya berada pada keyakinan diri di tengah tekanan pemerintah korup di semua lapisan. Ancaman tindakan tidak loyal pada pemerintah hingga tuduhan sebagai orang tidak bersih lingkungan (antek komunis) menjadi alasan orang membenarkan segala kehendak golongan partai penguasa.

Aku insinyur. Aku tak bisa menguraikan dengan baik hubungan antara kejujuran dan kesungguhan dalam pembangunan proyek ini dengan keberpihakan kepada masyarakat miskin. Apakah yang pertama merupakan manifestasi yang kedua? Apakah kejujuran dan kesungguhan sejatinya adalah perkara biasa bagi masyarakat berbudaya, dan harus dipilih karena keduanya merupakan hal yang niscaya untuk menghasilkan kemaslahatan bersama?

Akankah Kabul bertahan pada idealismenya? Akankah jembatan baru itu mampu memenuhi dambaan lama penduduk setempat? Selamat mendownload dan membacanya di sini.



0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post