Widget HTML Atas

Maaf, E-Book Akan Dihapus?



Saya mohon maaf kepada rekan-rekan yang setia mengunjungi blog ini untuk mencari bahan bacaan berupa PDF, jika sejak tulisan ini diposting saya tidak akan lagi mengunggah buku-buku PDF di blog. Silahkan jika ada yang membutuhkan langsung berkirim email ke omahseribusatu@gmail.com.

Ada banyak alasan, tentu yang utama adalah sebagai ikhtiar menghindari gunjingan. Saya sebenarnya punya segudang pembenaran, tetapi saya pun menyadari pembenaran bukan kebenaran. Saya sedih saat kawan-kawan saya dipelosok yang memiliki semangat membaca tinggi, tetapi minim bahan bacaan seperti buku.

Dulu, saya masih bertahan dituding melakukan aktivitas ilegal dan haram karena menyebarkan buku-buku pdf tanpa seizin penerbit dan penulisnya, saya membela diri dengan alasan lebih terkutuk saya yang membiarkan mereka tak membaca, sedang untuk mengirimkan mereka bahan bacaan, untuk 10 eksemplar buku saja saya sudah cukup 'ngos-ngosoan' membayar ongkos kirimnya. Saya mengakui bahwa saya memang belum berkecukupan untuk memborong buku kemudian menyebarkannya ke pelosok negeri, untuk itu yang bisa saya lakukan adalah menyebarkan buku PDF ilegal.

Saya tahu beberapa penerbit yang protes lewat email, memberikan somasi, surat peringatan dan lain-lain atau bahkan menuding saya melakukan aktivitas haram, bukan pula orang-orang yang suci. Mereka juga sering melakukan penipuan dan mengeksplotasi penulis. Membangun kesepakatan mencetak dan menerbitkan buku penulis sebanyak 10 ribu eksemplar tetapi mereka cetak lebih dari itu, kadang juga melakukan cetak ulang tanpa sepengatahuan penulis, memberi 'royalty' tak lebih dari 8%.

Begitulah lazimnya orang yang sering menuding orang lain kotor, selalu abai berkaca.

Saya hanya sampaikan kepada mereka, bahwa meski kegiatan itu ilegal saya tak pernah menjual buku-buku tersebut atau mencari keuntungan dari buku-buku yang saya posting. Jika blog ini dipasang 'adsense', mungkin Anda akan tertawa jika saya katakan bahwa nilai rupiah yang masuk setiap hari paling besar diangka seribu rupiah malah sering di bawah 100 rupiah, di kisaran angka 5 hingga 74 rupiah. Butuh sepuluh tahun barangkali untuk bisa mencapai angka 100 dolar sebagai angka minimal pencairan. Apakah itu layak dianggap sebagai keuntungan?

Jadi, berhenti bicara soal hukum, penyebaran buku untuk tujuan komersil!

Namun, sekali lagi saya menyadari apapun alasannya saya memang tak memiliki hak untuk menyebarkan buku-buku pdf tersebut, terlebih saat saya juga tak bisa menjamin semua pihak akan memanfaatkannya untuk konsumsi pribadi. Untuk itu, saya akan menghentikan unggahan-unggahan terkait buku PDF.

Mudah-mudahan meraka yang merasa suci, meneruskan 'kekudusannya' untuk terus berbagi, terutama penerbit yang tak hanya suka mengeksplotasi para penulis tetapi juga mengeksplotasi alam, lebih memiliki nurani berbagi, untuk rajin menyumbangkan buku ke pelosok-pelosok negeri.

Tabik


Rahmatul Ummah
Rahmatul Ummah Penikmat jagung dan singkong rebus. Menganggap hobi menulis sebagai pekerjaan. Jika tidak darurat, hanya bisa diajak 'ngobrol' di malam hari. Editor serabutan di beberapa penerbit lokal, Pusaka Media, Sai Wawai Publishing dan Aura Publishing.

1 comment for "Maaf, E-Book Akan Dihapus?"

  1. Agak piye juga ya kategori ebook-nya dihapus. Sedih, sih. Cuma kalo memang keputusan Mas'e kayak gitu, sebagai pengguna ereader ya tentunya saya tak berhak protes lebih lanjut :)

    ReplyDelete

Post a Comment